Entah apa yang ingin ku tulis sekarang, hatiku begitu berantakan dan tak sanggup untuk menatanya ulang. Aku tak tahu apa yang harus kukatakan bahwa dia tidak lagi bersamaku. Dia pergi bersama cewek lain dan cewek itu adalah temanku sendiri. Ya rabb, sungguh hatiku begitu perih. Mengapa Engkau selalu memberikanku cobaan seperti ini, bahkan lebih parah. Aku lebih memilih dia bersama musuhku dari pada bersama temanku. Sungguh sakit rasanya jika dia harus bersama orang lain.
AIr mataku mengalir derasnya jika harus mencurahkan segalanya. Aku selalu terlihat tegar pada siapa pun bahkan pada temanku yang telah menghianatiku. Aku begitu mencintainya ya rabb. Aku sangat menyayanginya. Tapi mengapa aku begini? seakan-akan dia tak mengerti perasaanku. Mengapa aku selalu jatuh ke lubang yang sama padahal aku sudah menghindarinya. Padahal aku sudah tahu bahwa aku akan mengalami kejadian ini. Aku sangat sedih melihat mereka bersama. Hatiku tak ikhlas merelakan mereka. Aku sakit. Bukan ragaku tapi batinku.



